雨であろうと雪であろうと試合は行われます。
- Pertandingan akan diadakan, entah hujan atau salju.
Kalimat bahasa Jepang "雨であろうと雪であろうと試合は行われます。" berarti "Pertandingan akan diadakan, entah hujan atau salju.". Ini adalah kalimat contoh level N1 Low.
Kata yang Terkandung
Penjelasan AI
雨であろうと雪であろうと試合は行われます。 meaning: Pertandingan akan tetap dilaksanakan, baik hujan maupun salju.
⚫︎ Pola ini menunjukkan "tidak peduli apa pun/walaupun...tetap...". Ini adalah ungkapan yang digunakan untuk menekankan bahwa suatu tindakan atau hasil tidak akan terpengaruh oleh kondisi apapun. ⚫︎ Polanya adalah: * Kata Benda/Kata Kerja bentuk kamus/Kata Sifat い/Kata Sifat -na + だ + であろうと ⚫︎ Dalam kalimat ini, 雨であろうと berarti "tidak peduli hujan" dan 雪であろうと berarti "tidak peduli salju". ⚫︎ Contoh lain: * 成功であろうと失敗であろうと、私は挑戦し続けます。 (Tidak peduli berhasil atau gagal, saya akan terus mencoba.) * 高くても安くても、その商品を買います。 (Tidak peduli mahal atau murah, saya akan membeli produk itu.)
⚫︎ であろうと berasal dari だ + う yang menunjukkan bentuk volitional atau potensial. だ adalah kopula (kata kerja penghubung) yang digunakan untuk menghubungkan subjek dengan predikat. ⚫︎ Untuk kata kerja, bentuk potensial/volitional biasanya dibentuk menggunakan akhiran う. * Contoh: 食べる (makan) → 食べよう (akan makan) ⚫︎ Untuk kata sifat, bentuk potensial/volitional dibentuk dengan menambahkan う. * Contoh: 高い (mahal) → 高かろう (akan mahal) atau bisa juga menggunakan bentuk ~であろう seperti pada contoh kalimat. ⚫︎ Perhatikan bahwa konjugasi ini menunjukkan maksud atau kemungkinan.
⚫︎ Partikel と digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih kata benda, frasa, atau klausa yang memiliki hubungan setara. Dalam kalimat ini, と berfungsi untuk menggabungkan dua kondisi: hujan dan salju. ⚫︎ Perhatikan bahwa と di sini menunjukkan pilihan, yaitu "baik...maupun..." atau "dan/atau". ⚫︎ Contoh: * 男の子と女の子がいます。 (Ada anak laki-laki dan anak perempuan.) * 夏と冬が好きです。 (Saya suka musim panas dan musim dingin.)
⚫︎ 行われます adalah bentuk pasif dari kata kerja 行う (melakukan, dilaksanakan). Bentuk pasif digunakan ketika subjek menerima tindakan. ⚫︎ Pola pembentukan pasif: * Kata Kerja Group 1: mengubah akhiran -u menjadi -are- + masu (e.g., 読む (yomu) -> 読まれます (yomaremasu)) * Kata Kerja Group 2: tambahkan -rare- + masu (e.g., 食べる (taberu) -> 食べられます (taberaremasu)) * Kata Kerja Group 3: kata kerja khusus (e.g., する (suru) -> されます (saremasu) dan 来る (kuru) -> 来られます (koraremasu)) ⚫︎ Dalam kalimat ini, "pertandingan" (subjek) "dilakukan" (menerima tindakan). Jadi, digunakan bentuk pasif.
⚫︎ Kalimat ini adalah contoh kalimat kompleks dengan klausa dependen (kalimat anak) yang diawali oleh であろうと. Klausa dependen ini memberikan kondisi, sedangkan klausa utama (pertandingan akan dilaksanakan) menyatakan hasil atau kesimpulan. ⚫︎ Urutan kata dalam bahasa Jepang umumnya adalah Subjek - Objek - Kata Kerja. Namun, dalam kalimat kompleks, klausa dependen seringkali mendahului klausa utama untuk memberikan konteks. ⚫︎ Contoh lain: * お金がなくても、旅行に行きたい。 (Walaupun tidak punya uang, saya ingin pergi berlibur.) * 忙しくても、毎日勉強します。 (Walaupun sibuk, saya belajar setiap hari.)