漬け物(つけもの、tsukemono)
- acar
Romaji:
Jepang:
Kana:
TSU
漬
つ
KE
け
け
MONO
物
もの
漬け物 (つけもの, romaji: tsukemono) berarti "acar" dalam bahasa Jepang. Ini adalah kata jenis Kata Benda pada level N2 Low.
| Meaning: | acar |
| Level: | N2 Low |
| Lexical Category: | Kata Benda (名詞) |
Gambar Kata
Kanji Terkait
Penjelasan AI
漬け物漬け物 adalah hidangan makanan Jepang yang dibuat dengan merendam sayuran, buah-buahan, atau bahan makanan lainnya dalam larutan garam, cuka, atau bahan lainnya untuk pengawetan dan penambahan rasa. 漬け物漬け物 memiliki berbagai macam rasa, mulai dari asin, asam, manis, hingga pedas, tergantung pada bahan dan metode pengolahannya. Proses perendaman ini tidak hanya mengawetkan makanan tetapi juga mengubah tekstur dan rasanya.
⚫︎白菜の漬け物 Terjemahan: Acar sawi putih ⚫︎きゅうりの浅漬け Terjemahan: Acar mentimun ringan
Kata 漬け物漬け物 digunakan untuk merujuk pada hidangan acar secara umum. 漬け物 sering disajikan sebagai lauk (おかず - okazu) bersama dengan nasi dan hidangan lainnya. 漬け物 juga dapat dinikmati sebagai camilan atau sebagai bahan tambahan dalam berbagai resep makanan. Penggunaan kata ini sangat umum dalam percakapan sehari-hari saat membicarakan makanan Jepang.
Kata 漬け物漬け物 ditulis dengan: ⚫︎ Kanji: 漬け物 ⚫︎ Hiragana: つけもの Okurigana (hiragana yang mengikuti kanji) pada kata ini selalu もの. Tidak ada variasi penulisan lain yang umum.
Tidak ada sinonim langsung untuk kata 漬け物漬け物, karena ini adalah kategori makanan yang spesifik. Namun, dalam konteks yang lebih luas, istilah seperti お新香 (oshinko) dapat digunakan, yang secara khusus merujuk pada acar segar.
Tidak ada antonim langsung untuk kata 漬け物漬け物.
夕食に美味しい漬け物が出ました。 ・Terjemahan: Ada acar yang lezat untuk makan malam. ・Penjelasan: Kalimat ini menggambarkan 漬け物漬け物 yang disajikan sebagai bagian dari makanan malam.
お漬け物は日本の食文化に欠かせないものです。 ・Terjemahan: Acar adalah bagian penting dari budaya makanan Jepang. ・Penjelasan: Kalimat ini menekankan pentingnya 漬け物漬け物 dalam kuliner Jepang.
Kata 漬け物漬け物 berasal dari kata kerja 漬ける (tsukeru), yang berarti "merendam" atau "mengasinkan". Proses 漬け物, yaitu merendam makanan dalam larutan, sudah ada sejak zaman dahulu untuk mengawetkan makanan. Seiring waktu, praktik ini berkembang menjadi seni kuliner yang menghasilkan berbagai macam variasi 漬け物.