Nihongo

死にます(しにます、shinimasu)
- meninggal

Romaji:

Jepang:

Kana:

SHI

死

し

NI

に

に

MA

ま

ま

SU

す

す

死にます (しにます, romaji: shinimasu) berarti "meninggal" dalam bahasa Jepang. Ini adalah kata jenis Kata Kerja (kelompok 1) pada level N4 Mid.

Meaning:meninggal
Level:N4 Mid
Lexical Category:Kata Kerja (kelompok 1) (五段動詞)
Gambar Kata
Kanji Terkait
Verb Conjugation

Konjugasi Dasar

Romaji:shinimasu

Hiragana:しにます

Polite-form
(ます形)
しにます死にます。die.
Dict-form
(辞書形)
死ぬdie
Connect-form
(て形)
死んで + <Verb>
Not-form
(ない形)
死なないnot die

Konjugasi Lanjutan

Past-form
(た形)
死んだdied
Terminal-form
(終止形)
死ぬ。die.
If-form
(仮定形)
死ねばif die
Let's-form
(意志形)
死のう !let's die
Command-form
(命令形)
死ね !die !
Penjelasan AI
Makna

死にます berarti "meninggal dunia", "mati", atau "wafat". Kata ini menunjukkan akhir dari kehidupan atau eksistensi. Ini adalah kata kerja yang digunakan untuk menyatakan keadaan meninggal. ⚫︎ Kata ini menggambarkan proses atau keadaan kematian. ⚫︎ Sering digunakan dalam konteks berita, percakapan sehari-hari, atau situasi formal. ⚫︎ Maknanya dapat bervariasi tergantung pada konteks, tetapi intinya adalah hilangnya kehidupan.

Contoh

⚫︎ 父は病気で死にました。 Terjemahan: Ayah meninggal karena sakit. ⚫︎ 彼女は事故で死にました。 Terjemahan: Dia meninggal dalam kecelakaan. ⚫︎ その動物は寒さで死にました。 Terjemahan: Hewan itu mati karena kedinginan.

Penggunaan

⚫︎ Gunakan 死にます saat membicarakan tentang seseorang atau sesuatu yang kehilangan nyawa. ⚫︎ Bisa digunakan dalam percakapan informal maupun formal. ⚫︎ Dalam percakapan sehari-hari, Anda mungkin mendengar frasa seperti 死んだ (bentuk lampau) atau 死ぬ (bentuk kamus). ⚫︎ Dalam situasi formal atau tertulis, biasanya digunakan dengan sopan, misalnya, menggunakan 亡くなりました (kehilangan nyawa). ⚫︎ Perhatikan bahwa 死にます adalah kata kerja intransitif, yang berarti tidak memerlukan objek langsung.

Penulisan

⚫︎ Biasanya ditulis dengan kanji 死 (shi) dan hiragana にます (nimasu). ⚫︎ Bentuk kanji menunjukkan "kematian" sedangkan hiragana adalah akhiran untuk konjugasi. ⚫︎ Alternatif: Hanya menggunakan hiragana しにます. ⚫︎ Tidak ada variasi okurigana dalam kasus ini. ⚫︎ Kata kerja ini mengalami konjugasi sesuai dengan tenses dan tingkat kesopanan. Contoh:   ・死ぬ (shinu): Bentuk kamus, berarti "akan mati"   ・死んだ (shinda): Bentuk lampau, berarti "sudah meninggal"   ・死にません (shinimasen): Bentuk negatif, berarti "tidak akan meninggal"   ・死にました (shinimashita): Bentuk lampau positif sopan, berarti "sudah meninggal (dengan sopan)"   ・死にます: Present tense, means "will die" or "dies"

Sinonim

⚫︎ 亡くなる (nakunaru): Lebih sopan, berarti "meninggal dunia". ⚫︎ 逝く (yuku): Puitis atau formal, berarti "pergi" (meninggal). ⚫︎ 息を引き取る (ikio hikitoru): Mengambil napas terakhir (menggambarkan proses kematian). ⚫︎お亡くなりになる (o nakunari ni naru): Bentuk sangat sopan dari 亡くなる. ⚫︎死ぬ (shinu): Bentuk kamus dari 死にます ⚫︎死亡する(shibou suru): Untuk bahasa tulisan atau formal, berarti "meninggal dunia".

Antonim

⚫︎ 生きる (ikiru): Hidup. ⚫︎ 生まれる (umareru): Lahir.

Kalimat Contoh 1

彼は老衰で死にました。 ・Terjemahan: Dia meninggal karena usia tua. ・Penjelasan: Menggunakan bentuk lampau 死にました untuk menunjukkan bahwa tindakan telah selesai.

Kalimat Contoh 2

その鳥は猫に襲われて死にました。 ・Terjemahan: Burung itu mati diserang oleh kucing. ・Penjelasan: Menjelaskan penyebab kematian burung dengan menggunakan bentuk lampau dari 死にます

Asal-usul

Kata 死 (shi) berasal dari bahasa Jepang Kuno, yang menunjukkan konsep kematian. Akhiran ます (masu) adalah akhiran sopan untuk kata kerja. Gabungan kata ini telah digunakan selama berabad-abad dalam bahasa Jepang untuk mengekspresikan konsep kematian.

Menu
Learn Lazily!
nihongo.cloud