Nihongo

北(きた、kita)
- utara

Romaji:

Jepang:

Kana:

KITA

北

きた

北 (きた, romaji: kita) berarti "utara" dalam bahasa Jepang. Ini adalah kata jenis Kata Benda pada level N5 High.

Meaning:utara
Level:N5 High
Lexical Category:Kata Benda (名詞)
Tag
Gambar Kata
Kanji Terkait
Penjelasan AI
Makna

北 berarti "utara" dalam bahasa Indonesia. Ini merujuk pada salah satu dari empat arah mata angin utama. ⚫︎ Kata ini digunakan untuk menunjukkan arah geografis. ⚫︎ Selain sebagai arah, 北 juga dapat digunakan dalam konteks simbolis atau metaforis untuk merujuk pada sesuatu yang berada di utara atau memiliki karakteristik yang terkait dengan utara (misalnya, dingin, sepi, dll.).

Contoh

⚫︎ 北へ向かう。 Terjemahan: Pergi menuju utara. ⚫︎ 家の北側 Terjemahan: Sisi utara rumah. ⚫︎ 北極星 Terjemahan: Bintang Utara (Polaris).

Penggunaan

⚫︎ Gunakan 北 ketika berbicara tentang arah utara, lokasi, atau sesuatu yang mengarah ke utara. ⚫︎ Ini umum digunakan dalam percakapan sehari-hari, navigasi, dan deskripsi lokasi. ⚫︎ Dalam percakapan, Anda dapat menggunakan 北 untuk memberi tahu seseorang tentang arah tujuan, lokasi sebuah bangunan, atau bahkan untuk menggambarkan karakteristik cuaca yang terkait dengan wilayah utara.

Penulisan

⚫︎ Kata 北 ditulis menggunakan kanji 北. ⚫︎ Hiragana dari 北 adalah きた. ⚫︎ Tidak ada variasi dalam okurigana. Kanji 北 selalu digunakan untuk kata "utara".

Sinonim

Tidak ada sinonim langsung yang setara dalam bahasa Jepang untuk "utara" dalam arti geografis. Namun, tergantung pada konteksnya, kata-kata berikut dapat memiliki makna yang mirip: ⚫︎ 北方 (ほっぽう): utara (lebih formal atau dalam konteks geografis yang lebih luas).

Antonim

⚫︎ 南 (みなみ): selatan

Kalimat Contoh 1

この道は北へ続いています。 ・Terjemahan: Jalan ini mengarah ke utara. ・Penjelasan: Kalimat ini menggunakan 北 untuk menunjukkan arah jalan.

Kalimat Contoh 2

北風が冷たい。 ・Terjemahan: Angin utara sangat dingin. ・Penjelasan: Di sini, 北 digunakan untuk menggambarkan arah angin yang berasal dari utara.

Asal-usul

Kanji 北 adalah piktograf yang berasal dari gambaran dua orang yang saling membelakangi. Secara tradisional, orang-orang di Tiongkok kuno menghadap ke selatan saat melakukan aktivitas penting, sehingga "utara" (tempat orang tidak menghadap) menjadi arah yang kurang penting. Dalam perkembangannya, kanji ini kemudian mengadopsi makna "utara".

Menu
Learn Lazily!
nihongo.cloud