失業(しつぎょう、shitsugiょu)
- pengangguran
Romaji:
Jepang:
Kana:
SHITSUGIょU
失業
しつぎょう
失業 (しつぎょう, romaji: shitsugiょu) berarti "pengangguran" dalam bahasa Jepang. Ini adalah kata jenis Kata Benda pada level N1 Low.
| Meaning: | pengangguran |
| Level: | N1 Low |
| Lexical Category: | Kata Benda (名詞) |
Tag
Gambar Kata
Kanji Terkait
Penjelasan AI
失業 (shitsugyou) dalam bahasa Jepang berarti pengangguran atau kehilangan pekerjaan. 失業 merujuk pada keadaan di mana seseorang tidak memiliki pekerjaan tetapi sedang mencari pekerjaan atau siap untuk bekerja.
⚫︎彼は失業中です。 Terjemahan: Dia sedang menganggur. ⚫︎失業率は上昇しています。 Terjemahan: Tingkat pengangguran sedang meningkat. ⚫︎会社は失業手当を支給しました。 Terjemahan: Perusahaan memberikan tunjangan pengangguran.
Gunakan 失業 ketika berbicara tentang seseorang yang tidak memiliki pekerjaan, situasi ekonomi yang terkait dengan kurangnya pekerjaan, atau hak-hak yang terkait dengan kehilangan pekerjaan (seperti tunjangan pengangguran). Biasanya digunakan dalam konteks formal atau dalam berita dan laporan statistik.
失業 ditulis dengan: ⚫︎ Kanji: 失業 ⚫︎ Hiragana (untuk membaca): しつぎょう Tidak ada cara lain untuk menuliskan kata ini. Okurigana (hiragana yang mengikuti kanji) selalu sama.
⚫︎ 無職 (mushoku): menganggur, tidak memiliki pekerjaan (lebih umum digunakan) ⚫︎ 解雇 (kaiko): dipecat, diberhentikan (lebih spesifik tentang bagaimana pekerjaan hilang) ⚫︎ リストラ (risutora): pengurangan tenaga kerja (dari bahasa Inggris "restructuring")
⚫︎ 就職 (shuushoku): mendapatkan pekerjaan ⚫︎ 雇用 (koyou): pekerjaan, mempekerjakan
彼は定年後、失業しました。 ・Terjemahan: Setelah pensiun, dia kehilangan pekerjaan. ・Penjelasan: Kalimat ini menggambarkan situasi seseorang yang tidak lagi memiliki pekerjaan setelah pensiun.
経済が悪化し、失業者が増えました。 ・Terjemahan: Karena ekonomi memburuk, jumlah pengangguran meningkat. ・Penjelasan: Kalimat ini menjelaskan dampak ekonomi yang buruk terhadap tingkat pengangguran.
失業 berasal dari dua kanji: ⚫︎ 失 (shitsu) yang berarti hilang atau kehilangan ⚫︎ 業 (gyou) yang berarti pekerjaan atau usaha. Secara harfiah, 失業 berarti "kehilangan pekerjaan".