茶道(さどう、sadou)
- upacara minum teh
Romaji:
Jepang:
Kana:
SADOU
茶道
さどう
茶道 (さどう, romaji: sadou) berarti "upacara minum teh" dalam bahasa Jepang. Ini adalah kata jenis Kata Benda pada level N1 Mid.
| Meaning: | upacara minum teh |
| Level: | N1 Mid |
| Lexical Category: | Kata Benda (名詞) |
Gambar Kata
Kanji Terkait
Penjelasan AI
茶道 (さどう, sadō) adalah seni tradisional Jepang yang berfokus pada penyajian teh hijau bubuk, atau 抹茶 (maccha), secara ritual. Ini bukan hanya tentang membuat teh, tetapi juga tentang pengalaman spiritual dan estetika yang melibatkan banyak aspek, termasuk kesopanan, harmoni, rasa hormat, dan ketenangan. 茶道 meliputi berbagai praktik dan upacara yang telah dikembangkan selama berabad-abad.
⚫︎茶道を習っています。 ・Terjemahan: Saya sedang belajar [茶道]. ⚫︎週末に茶道の会に参加します。 ・Terjemahan: Saya akan berpartisipasi dalam pertemuan [茶道] pada akhir pekan.
Gunakan [茶道] ketika berbicara tentang seni upacara minum teh Jepang. Ini bisa digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari percakapan santai tentang hobi seseorang hingga diskusi formal tentang budaya Jepang. Ini juga merujuk kepada tempat di mana [茶道] dipraktikkan atau kelas di mana [茶道] diajarkan.
茶道 ditulis dengan kanji 茶 (cha) yang berarti "teh" dan 道 (dō) yang berarti "jalan" atau "cara". Bacaan dalam hiragana adalah さどう (sadō). Tidak ada variasi penulisan yang umum.
Tidak ada sinonim langsung untuk [茶道] dalam bahasa Jepang. Namun, istilah yang berkaitan dengan upacara minum teh, seperti 茶の湯 (chanoyu, upacara minum teh), dapat digunakan.
Tidak ada antonim langsung untuk [茶道].
彼は茶道の精神を深く理解しています。 ・Terjemahan: Dia sangat memahami semangat [茶道]. ・Penjelasan: Kalimat ini menekankan pemahaman seseorang terhadap filosofi dan nilai-nilai inti dari [茶道].
お茶室で茶道を体験しました。 ・Terjemahan: Saya telah mengalami [茶道] di ruang teh. ・Penjelasan: Kalimat ini menggambarkan pengalaman langsung seseorang dalam upacara minum teh, seringkali di ruangan khusus yang disebut お茶室 (ochashitsu).
Asal-usul [茶道] dapat ditelusuri kembali ke Jepang pada abad ke-12, tetapi kemudian berkembang dan menjadi lebih formal selama berabad-abad, terutama di bawah pengaruh Zen Buddhisme. Awalnya, teh dibawa dari Cina, dan seiring waktu, upacara minum teh berkembang menjadi seni yang sangat halus dan kompleks, dengan prinsip-prinsip spiritual yang mendalam.