運河(うんが、unga)
- kanal
Romaji:
Jepang:
Kana:
UNGA
運河
うんが
運河 (うんが, romaji: unga) berarti "kanal" dalam bahasa Jepang. Ini adalah kata jenis Kata Benda pada level N1 Mid.
| Meaning: | kanal |
| Level: | N1 Mid |
| Lexical Category: | Kata Benda (名詞) |
Tag
Gambar Kata
Kanji Terkait
Penjelasan AI
運河 (運河) dalam bahasa Indonesia berarti kanal atau terusan. Ini adalah jalur air buatan manusia yang dibuat untuk navigasi (pelayaran), irigasi (pengairan), atau tujuan lainnya. 運河 biasanya lebih besar dan lebih dalam daripada sungai alami.
⚫︎パナマ運河 Translation: Kanal Panama ⚫︎スエズ運河 Translation: Kanal Suez
Anda bisa menggunakan 運河 (運河) dalam percakapan saat membahas tentang transportasi air, sejarah, atau geografi. Misalnya, saat menjelaskan rute pelayaran kapal, proyek pembangunan infrastruktur, atau saat membicarakan tentang kanal-kanal terkenal di dunia.
運河 (運河) ditulis dengan karakter Kanji, 運 (un – pengangkutan/nasib) dan 河 (ga – sungai). Cara penulisannya hanya ada satu, yaitu menggunakan Kanji. Hiragana "ung" adalah cara membaca Kanji tersebut.
Tidak ada sinonim langsung dalam bahasa Jepang, karena 運河 (運河) sudah merupakan istilah yang spesifik. Dalam konteks bahasa Indonesia, sinonimnya adalah kanal atau terusan.
Tidak ada antonim langsung untuk 運河 (運河). Istilah yang berlawanan bisa berupa sungai alami (自然の川 - shizen no kawa), tetapi ini bukan antonim yang tepat.
この船は、パナマ 運河 を通って太平洋へ向かいます。 ・Terjemahan: Kapal ini akan melewati Kanal Panama menuju Samudra Pasifik. ・Penjelasan: Kalimat ini menjelaskan tentang rute perjalanan kapal yang menggunakan 運河 (運河) sebagai jalur navigasi.
運河 の建設は、経済にとって重要です。 ・Terjemahan: Pembangunan kanal penting bagi perekonomian. ・Penjelasan: Kalimat ini menyoroti dampak pentingnya pembangunan 運河 (運河) terhadap perekonomian.
Kata 運河 (運河) berasal dari bahasa Tionghoa. Karakter 運 (un) berarti "mengangkut" atau "nasib," dan 河 (ga) berarti "sungai." Kombinasi karakter ini secara harfiah berarti "sungai pengangkutan" atau "sungai yang dibuat untuk pengangkutan." Kata ini kemudian diadopsi ke dalam bahasa Jepang.