初詣(はつもうで、hatsumoude)
- kunjungan kuil
Romaji:
Jepang:
Kana:
HATSUMOUDE
初詣
はつもうで
初詣 (はつもうで, romaji: hatsumoude) berarti "kunjungan kuil" dalam bahasa Jepang. Ini adalah kata jenis Kata Benda pada level N1 Low.
| Meaning: | kunjungan kuil |
| Level: | N1 Low |
| Lexical Category: | Kata Benda (名詞) |
Gambar Kata
Kanji Terkait
Penjelasan AI
初詣 (はつもうで, *hatsumōde*) adalah tradisi Jepang untuk mengunjungi kuil Shinto atau kuil Buddha untuk berdoa pada awal tahun baru. 初詣 biasanya dilakukan pada tiga hari pertama tahun baru (1-3 Januari), tetapi banyak orang yang masih melakukannya sepanjang bulan Januari. Tujuannya adalah untuk mengucapkan selamat tahun baru kepada dewa-dewa, memohon keberuntungan dan kesehatan di tahun yang baru, serta bersyukur atas tahun sebelumnya.
⚫︎元旦に初詣に行きました。 Terjemahan: Saya pergi ke [初詣] pada hari Tahun Baru. ⚫︎今年の初詣は、有名な神社に行く予定です。 Terjemahan: Tahun ini, saya berencana pergi ke kuil terkenal untuk [初詣]. ⚫︎家族みんなで初詣に行くのが恒例です。 Terjemahan: Sudah menjadi kebiasaan keluarga kami untuk pergi [初詣] bersama-sama.
⚫︎ Digunakan untuk berbicara tentang kegiatan mengunjungi kuil atau kuil Buddha pada awal tahun baru. ⚫︎ Seringkali digunakan dalam percakapan sehari-hari saat membahas rencana atau pengalaman Tahun Baru. ⚫︎ Dapat digunakan untuk menggambarkan tindakan seseorang (misalnya, “Saya pergi [初詣]”) atau untuk membahas tradisi secara umum.
⚫︎ Ditulis dengan menggunakan kanji 初詣 atau dalam hiragana はつもうで. ⚫︎ Tidak ada variasi penulisan atau okurigana.
Tidak ada sinonim langsung. Namun, istilah lain yang berkaitan dengan kegiatan serupa: ⚫︎ 新年参り (shinnen mairi): Secara harfiah berarti "kunjungan tahun baru", mirip dengan [初詣] tetapi kurang spesifik.
Tidak ada antonim langsung.
友達と一緒に地元の神社に初詣に行きました。 ・Terjemahan: Saya pergi [初詣] ke kuil lokal bersama teman-teman saya. ・Penjelasan: Kalimat ini menjelaskan kegiatan pergi [初詣] bersama teman.
初詣の際には、おみくじを引くのが楽しみです。 ・Terjemahan: Saat [初詣], saya senang menarik *omikuji* (ramalan). ・Penjelasan: Kalimat ini menjelaskan tradisi menarik ramalan (omikuji) saat [初詣].
Asal-usul [初詣] berasal dari tradisi kuno di mana orang-orang mengunjungi dewa-dewa untuk menyambut tahun baru dan berdoa untuk keberuntungan. Praktik ini berkembang seiring waktu dan menjadi bagian penting dari perayaan Tahun Baru di Jepang.