お盆(おぼん、obon)
- Obon
Romaji:
Jepang:
Kana:
O
お
お
BON
盆
ぼん
お盆 (おぼん, romaji: obon) berarti "Obon" dalam bahasa Jepang. Ini adalah kata jenis Kata Benda pada level N1 Mid.
| Meaning: | Obon |
| Level: | N1 Mid |
| Lexical Category: | Kata Benda (名詞) |
Gambar Kata
Kanji Terkait
Penjelasan AI
お盆 adalah perayaan tradisional Jepang yang memperingati arwah leluhur. Selama お盆, orang Jepang percaya bahwa arwah leluhur kembali ke dunia untuk mengunjungi keluarga mereka. Perayaan ini melibatkan berbagai ritual dan tradisi untuk menghormati dan menyambut arwah leluhur. お盆 juga dikenal sebagai Festival Lentera.
⚫︎お盆はいつですか? ・Terjemahan: Kapan お盆? ⚫︎お盆に家族と一緒に故郷に帰ります。 ・Terjemahan: Saya pulang ke kampung halaman bersama keluarga selama お盆. ⚫︎お盆には、お墓参りに行きます。 ・Terjemahan: Selama お盆, saya pergi untuk mengunjungi makam.
⚫︎お盆 digunakan untuk merujuk pada periode waktu tertentu dalam kalender Jepang, biasanya sekitar pertengahan Agustus (tergantung wilayah). ⚫︎ Digunakan dalam percakapan untuk membahas rencana selama liburan, tradisi yang dilakukan, atau kegiatan yang berkaitan dengan menghormati leluhur. ⚫︎ Seringkali dikaitkan dengan istilah-istilah seperti お墓参り (ziarah ke makam), 精霊棚 (altar arwah), dan 盆踊り (tarian お盆).
⚫︎ Biasanya ditulis dalam kanji: お盆. ⚫︎ Juga dapat ditulis dalam hiragana: おぼん. ⚫︎ Tidak ada variasi okurigana yang umum.
Tidak ada sinonim langsung untuk お盆 yang memiliki makna yang sama persis. Namun, istilah-istilah yang terkait dengan perayaan tersebut meliputi: ⚫︎ 盂蘭盆会 (urabon'e): Nama resmi atau lebih formal untuk お盆. ⚫︎ Festival Lentera (terjemahan langsung).
Tidak ada antonim langsung untuk お盆.
今年のお盆は、家族みんなで集まる予定です。 ・Terjemahan: Tahun ini, kami berencana untuk berkumpul dengan seluruh keluarga selama お盆. ・Penjelasan: Kalimat ini menunjukkan rencana untuk berkumpul dengan keluarga selama periode お盆.
お盆には、花火大会があります。 ・Terjemahan: Ada festival kembang api selama お盆. ・Penjelasan: Kalimat ini menyebutkan kegiatan yang sering dilakukan selama お盆, yaitu festival kembang api.
お盆 berasal dari festival Buddha 盂蘭盆会 (Urabon'e) yang berasal dari India. Perayaan ini diadopsi di Jepang dan kemudian berkembang menjadi tradisi yang lebih luas yang menggabungkan kepercayaan Buddha dan Shinto.