濫用(らんよう、ranyou)
- penyalahgunaan
Romaji:
Jepang:
Kana:
RANYOU
濫用
らんよう
濫用 (らんよう, romaji: ranyou) berarti "penyalahgunaan" dalam bahasa Jepang. Ini adalah kata jenis Kata Benda pada level N1 High.
| Meaning: | penyalahgunaan |
| Level: | N1 High |
| Lexical Category: | Kata Benda (名詞) |
Gambar Kata
Kanji Terkait
Penjelasan AI
濫用 (らんよう) dalam bahasa Indonesia berarti penyalahgunaan, eksploitasi, atau penggunaan yang berlebihan dan tidak benar. Ini mengacu pada penggunaan sesuatu (seperti sumber daya, hak, kepercayaan, atau kekuasaan) secara salah, merugikan, atau melanggar batas yang wajar. 濫用 dapat merujuk pada penggunaan sesuatu secara berlebihan, tidak bertanggung jawab, atau untuk tujuan yang tidak pantas.
⚫︎ 権力の濫用 Translation: Penyalahgunaan kekuasaan ⚫︎ 個人情報の濫用 Translation: Penyalahgunaan informasi pribadi ⚫︎ 薬物の濫用は健康に悪い Translation: Penyalahgunaan obat-obatan buruk bagi kesehatan.
Kata 濫用 digunakan dalam situasi formal maupun informal untuk menjelaskan tindakan penyalahgunaan. Biasanya digunakan dalam konteks yang serius, seringkali terkait dengan masalah hukum, etika, atau sosial. Gunakan 濫用する untuk menyatakan "melakukan penyalahgunaan."
Kata 濫用 biasanya ditulis menggunakan kanji 濫用, tetapi juga bisa ditulis dengan hiragana らんよう. Tidak ada variasi dalam okurigana.
⚫︎ Penyalahgunaan ⚫︎ Eksploitasi ⚫︎ Penggunaan yang berlebihan ⚫︎ Pelanggaran
⚫︎ Penggunaan yang tepat ⚫︎ Penggunaan yang bertanggung jawab ⚫︎ Pengelolaan yang baik
インターネット上の個人情報が濫用される問題は深刻だ。 ・Terjemahan: Masalah penyalahgunaan informasi pribadi di internet sangat serius. ・Penjelasan: Kalimat ini menekankan isu seriusnya penyalahgunaan informasi pribadi di dunia maya.
彼は自分の地位を濫用して、個人的な利益を得た。 ・Terjemahan: Dia menyalahgunakan jabatannya untuk mendapatkan keuntungan pribadi. ・Penjelasan: Kalimat ini menggambarkan penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi.
Kata 濫用 berasal dari bahasa Tiongkok. Karakter 濫(ran) berarti "membanjiri" atau "meluap", sementara 用(you) berarti "menggunakan". Kombinasi keduanya mencerminkan penggunaan yang berlebihan dan tidak terkendali.