痺れ(しびれ、shibire)
- mati rasa
Romaji:
Jepang:
Kana:
SHIBI
痺
しび
RE
れ
れ
痺れ (しびれ, romaji: shibire) berarti "mati rasa" dalam bahasa Jepang. Ini adalah kata jenis Kata Benda pada level N1 Low.
| Meaning: | mati rasa |
| Level: | N1 Low |
| Lexical Category: | Kata Benda (名詞) |
Gambar Kata
Kanji Terkait
Penjelasan AI
痺れ, yang dibaca しびれ (shibire), dalam bahasa Indonesia berarti "kesemutan", "mati rasa", atau "kelumpuhan sementara". Kata ini menggambarkan sensasi yang tidak nyaman atau hilangnya sensasi pada bagian tubuh tertentu, biasanya disebabkan oleh tekanan pada saraf, kurangnya aliran darah, atau kondisi medis tertentu. ⚫︎ Sensasi ini bisa berupa rasa seperti ditusuk-tusuk jarum, kebas, atau bahkan hilangnya kemampuan untuk merasakan atau menggerakkan bagian tubuh tersebut. ⚫︎ 痺れ juga dapat digunakan secara metaforis untuk menggambarkan keadaan mental atau emosional yang terasa "mati rasa" atau tidak responsif.
⚫︎ 足が痺れました。 ⚫︎ Terjemahan: Kaki saya kesemutan. ⚫︎ 長時間座っていたので、足が痺れてしまいました。 ⚫︎ Terjemahan: Karena sudah duduk terlalu lama, kaki saya menjadi kesemutan. ⚫︎ 恐怖で心が痺れてしまった。 ⚫︎ Terjemahan: Hatinya mati rasa karena ketakutan.
⚫︎ 痺れ digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan sensasi kesemutan atau mati rasa pada bagian tubuh. ⚫︎ Gunakan ketika Anda merasakan sensasi tersebut, misalnya setelah duduk atau berbaring dalam posisi yang sama untuk waktu yang lama. ⚫︎ Juga digunakan untuk mendeskripsikan kondisi mental atau emosional yang terasa seperti "mati rasa". ⚫︎ Kata ini sangat umum digunakan, jadi penting untuk mengetahuinya.
⚫︎ Kata 痺れ biasanya ditulis dengan kanji 痺 (shi), diikuti oleh hiragana れ (re). ⚫︎ 痺 berasal dari kata kerja 痺れる (shibireru), yang berarti "menjadi kesemutan" atau "mati rasa". ⚫︎ Okurigana (hiragana yang mengikuti kanji) pada kata kerja adalah れる, tetapi untuk kata benda, hanya れ.
⚫︎ 麻痺 (mashi): kelumpuhan, mati rasa (umumnya lebih serius daripada 痺れ). ⚫︎ 感覚がない (kankaku ga nai): tidak ada perasaan. ⚫︎ ジンジンする (jinjin suru): rasa kesemutan (onomatopoeia). ⚫︎ ピリピリする (piripiri suru): rasa seperti tertusuk-tusuk jarum (onomatopoeia).
Tidak ada antonim langsung untuk 痺れ, karena ini adalah deskripsi dari kondisi. Namun, lawan dari "mati rasa" atau "hilangnya sensasi" bisa jadi: ⚫︎ 感覚がある (kankaku ga aru): memiliki perasaan/sensasi. ⚫︎ 正常な感覚 (seijou na kankaku): sensasi normal.
正座をしていたら、足が痺れて立てなくなりました。 ⚫︎ Terjemahan: Karena melakukan seiza (duduk bersimpuh), kaki saya kesemutan dan tidak bisa berdiri. ⚫︎ Penjelasan: Menjelaskan situasi di mana kaki menjadi mati rasa karena posisi duduk yang salah.
この薬を飲むと、少し舌が痺れる感じがします。 ⚫︎ Terjemahan: Jika meminum obat ini, lidah saya terasa sedikit kesemutan. ⚫︎ Penjelasan: Menggambarkan efek samping dari obat.
Asal usul kata 痺れ berasal dari kata kerja 痺れる (shibireru). Kanji 痺 (shi) sendiri memiliki makna yang berkaitan dengan perasaan mati rasa atau terhambat. Kata ini telah digunakan dalam bahasa Jepang sejak lama untuk menggambarkan sensasi fisik yang tidak nyaman akibat gangguan pada saraf atau sirkulasi darah.