姑(しゅうとめ、shuutome)
- ibu mertua
Romaji:
Jepang:
Kana:
SHUUTOME
姑
しゅうとめ
姑 (しゅうとめ, romaji: shuutome) berarti "ibu mertua" dalam bahasa Jepang. Ini adalah kata jenis Kata Benda pada level N1 Mid.
| Meaning: | ibu mertua |
| Level: | N1 Mid |
| Lexical Category: | Kata Benda (名詞) |
Gambar Kata
Kanji Terkait
Penjelasan AI
姑 姑 (しゅうとめ) adalah kata dalam bahasa Jepang yang merujuk pada ibu dari suami. Secara khusus, ini mengacu pada mertua perempuan dari sudut pandang istri.
⚫︎私の姑はとても親切です。 ⚫︎Translation: Mertua perempuan saya sangat baik hati. ⚫︎姑との関係は良好です。 ⚫︎Translation: Hubungan saya dengan mertua perempuan baik. ⚫︎週末は姑の家に遊びに行きます。 ⚫︎Translation: Akhir pekan ini saya akan mengunjungi rumah mertua perempuan saya.
Kata 姑 digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk merujuk pada ibu dari suami. Penggunaannya tergantung pada hubungan dan keakraban dengan mertua perempuan. Dalam konteks yang lebih formal atau sopan, mungkin ada cara lain untuk menyebutnya, seperti menggunakan gelar kehormatan atau nama keluarga diikuti dengan "-さん" (san).
Kata 姑 ditulis dengan: ⚫︎ Kanji: 姑 ⚫︎ Hiragana: しゅうとめ (biasanya digunakan untuk membaca kanji) Tidak ada variasi okurigana yang umum.
Tidak ada sinonim langsung untuk 姑, karena ini adalah istilah spesifik untuk mertua perempuan dari sudut pandang istri. Namun, seseorang bisa menggunakan frase deskriptif seperti 夫の母 (haha no otto - ibu dari suami) atau 義理の母 (giri no haha - ibu mertua).
Tidak ada antonim langsung untuk 姑, karena ini mengacu pada hubungan keluarga tertentu.
姑はいつも私の料理を褒めてくれます。 ・Terjemahan: Mertua perempuan saya selalu memuji masakan saya. ・Penjelasan: Kalimat ini menunjukkan bahwa istri berbicara tentang mertua perempuannya dengan nada positif, menekankan bahwa mertua menghargai usahanya dalam memasak.
週末は、姑の家で夕食を食べる予定です。 ・Terjemahan: Akhir pekan ini, saya berencana untuk makan malam di rumah mertua perempuan saya. ・Penjelasan: Contoh ini menunjukkan perencanaan sosial, yaitu, seorang istri sedang berbicara tentang kegiatan yang akan dilakukan bersama mertuanya.
Asal-usul kata 姑 berasal dari bahasa Jepang Kuno. Kanji 姑 secara harfiah berarti "bibi", tetapi dalam konteks ini, maknanya berevolusi untuk merujuk secara khusus pada ibu dari suami.