大正(たいしょう、taishou)
- Era Taisho
Romaji:
Jepang:
Kana:
TAISHOU
大正
たいしょう
大正 (たいしょう, romaji: taishou) berarti "Era Taisho" dalam bahasa Jepang. Ini adalah kata jenis Kata Benda pada level N1 High.
| Meaning: | Era Taisho |
| Level: | N1 High |
| Lexical Category: | Kata Benda (名詞) |
Gambar Kata
Kanji Terkait
Penjelasan AI
大正 adalah nama periode dalam sejarah Jepang, yang berlangsung dari tahun 1912 hingga 1926. Nama ini berasal dari nama Kaisar Taishō (大正天皇), yang memerintah selama periode tersebut. 大正 seringkali disebut sebagai periode peralihan antara zaman Meiji dan zaman Shōwa.
⚫︎ 大正時代の文化 Translation: Budaya zaman Taishō ⚫︎ 大正デモクラシー Translation: Demokrasi Taishō ⚫︎ 大正ロマン Translation: Roman Taishō (Istilah untuk menggambarkan gaya romantis dan idealis pada zaman Taishō)
Kata 大正 digunakan untuk merujuk pada periode waktu tersebut, peristiwa yang terjadi pada masa itu, atau hal-hal yang berkaitan dengan zaman tersebut, seperti budaya, seni, politik, dan sebagainya.
Kata ini biasanya ditulis menggunakan kanji 大正, yang secara harfiah berarti "Kebenaran Agung" atau "Keadilan yang Benar". Pengucapan dalam hiragana adalah たいしょう. Tidak ada variasi okurigana untuk kata ini.
Tidak ada sinonim langsung untuk kata ini, karena ini adalah nama periode sejarah yang spesifik. Namun, dalam konteks yang lebih luas, istilah seperti "periode" (時代 - じだい) atau "zaman" (時代 - じだい) dapat digunakan.
Tidak ada antonim langsung. Namun, periode sejarah lain seperti zaman Meiji, Shōwa, atau Heisei dapat dianggap sebagai "lawan" dari 大正 dalam konteks kronologi.
大正時代には、文学や seni berkembang pesat. ・Terjemahan: Pada zaman Taishō, sastra dan seni berkembang pesat. ・Penjelasan: Kalimat ini menggunakan 大正時代 untuk merujuk pada periode waktu tertentu dan menggambarkan perkembangan budaya yang terjadi pada masa itu.
大正デモクラシーは日本の政治に pengaruh yang besar. ・Terjemahan: Demokrasi Taishō memiliki pengaruh besar pada politik Jepang. ・Penjelasan: Kalimat ini membahas tentang gerakan demokrasi yang terjadi pada periode 大正.
Nama 大正 dipilih oleh Kaisar Taishō sendiri ketika dia naik takhta pada tahun 1912. Nama ini, yang terdiri dari karakter 大 (dai, "besar") dan 正 (shō, "benar" atau "adil"), dimaksudkan untuk mencerminkan harapan untuk era yang makmur dan adil.