霧(きり、kiri)
- kabut
Romaji:
Jepang:
Kana:
KIRI
霧
きり
霧 (きり, romaji: kiri) berarti "kabut" dalam bahasa Jepang. Ini adalah kata jenis Kata Benda pada level N1 Mid.
| Meaning: | kabut |
| Level: | N1 Mid |
| Lexical Category: | Kata Benda (名詞) |
Tag
Gambar Kata
Kanji Terkait
Penjelasan AI
霧 (kiri) dalam bahasa Indonesia berarti kabut. Ini adalah fenomena atmosfer yang terjadi ketika tetesan air kecil menggantung di udara, mengurangi jarak pandang. Kabut terbentuk ketika uap air mengembun menjadi tetesan air.
⚫︎朝(あさ)に霧が出(で)ました。 Terjemahan: Pagi hari muncul kabut. ⚫︎霧が濃(こ)くて、前(まえ)がよく見(み)えません。 Terjemahan: Kabutnya tebal, jadi sulit melihat ke depan. ⚫︎霧の中(なか)で道(みち)に迷(まよ)いました。 Terjemahan: Saya tersesat di tengah kabut.
⚫︎霧 digunakan untuk menggambarkan kondisi cuaca di mana terdapat banyak partikel air yang menggantung di udara, yang mengurangi jarak pandang. ⚫︎Kata ini bisa digunakan dalam percakapan sehari-hari, laporan cuaca, atau dalam konteks yang lebih puitis. ⚫︎Biasanya digunakan untuk mendeskripsikan kondisi pada pagi hari atau malam hari, tetapi juga bisa terjadi di waktu lain.
⚫︎Kata 霧 ditulis menggunakan kanji 霧. ⚫︎Cara membaca kanji ini adalah kiri. ⚫︎Kata ini juga bisa ditulis dalam hiragana: きり. ⚫︎Tidak ada variasi dalam okurigana untuk kata 霧.
⚫︎Kabut (dalam bahasa Indonesia) ⚫︎Kata lain dalam bahasa Jepang yang memiliki arti serupa tetapi dengan nuansa berbeda antara lain adalah 霞(かすみ) (kasumi) yang lebih mengacu pada kabut tipis atau 靄(もや) (moya) yang berarti kabut tipis yang biasanya terjadi di cuaca panas.
⚫︎Meskipun tidak ada antonim langsung, kondisi berlawanan dari 霧 adalah cuaca cerah atau langit yang bersih tanpa kabut.
山(やま)の上(うえ)は霧で覆(おお)われています。 ・Terjemahan: Bagian atas gunung tertutup kabut. ・Penjelasan: Kalimat ini menggambarkan kondisi gunung yang tertutup kabut, menunjukkan kurangnya jarak pandang.
霧が晴(は)れるのを待(ま)ちます。 ・Terjemahan: Saya menunggu kabut menghilang. ・Penjelasan: Kalimat ini menunjukkan seseorang yang menunggu kabut hilang agar bisa melihat lebih jelas.
Asal-usul kata 霧 (kiri) belum diketahui secara pasti, tetapi diperkirakan berasal dari bahasa Jepang kuno dan telah digunakan sejak zaman dahulu untuk menggambarkan fenomena kabut.