お年玉(おとしだま、otoshidama)
- angpao tahun baru
Romaji:
Jepang:
Kana:
O
お
お
TOSHIDAMA
年玉
としだま
お年玉 (おとしだま, romaji: otoshidama) berarti "angpao tahun baru" dalam bahasa Jepang. Ini adalah kata jenis Kata Benda pada level N1 Mid.
| Meaning: | angpao tahun baru |
| Level: | N1 Mid |
| Lexical Category: | Kata Benda (名詞) |
Tag
Gambar Kata
Kanji Terkait
Penjelasan AI
お年玉 adalah hadiah uang yang diberikan di Jepang selama perayaan Tahun Baru. Biasanya diberikan kepada anak-anak oleh anggota keluarga yang lebih tua atau orang dewasa lainnya. Jumlah uang yang diberikan bervariasi tergantung pada usia penerima dan hubungan mereka dengan pemberi.
⚫︎お正月にお年玉をもらいました。 Terjemahan: Saya menerima お年玉 di Tahun Baru. ⚫︎子供たちにお年玉をあげました。 Terjemahan: Saya memberikan お年玉 kepada anak-anak.
⚫︎お年玉 digunakan dalam percakapan sehari-hari saat membahas pemberian atau penerimaan hadiah uang Tahun Baru. ⚫︎ Anda dapat bertanya kepada seseorang berapa banyak お年玉 yang mereka terima atau berikan, atau berbagi pengalaman tentang お年玉. ⚫︎ Penting untuk menggunakan bahasa yang sopan, terutama saat berbicara dengan orang yang lebih tua.
⚫︎お年玉 ditulis menggunakan hiragana: おとしだま. ⚫︎ Dalam kanji, ditulis: お年玉. Karakter 年 berarti "tahun", dan 玉 berarti "bola" atau, dalam konteks ini, "harta". ⚫︎ Tidak ada variasi dalam okurigana.
Tidak ada sinonim langsung untuk お年玉. Namun, konsep hadiah uang dapat dibandingkan dengan: ⚫︎ Hadiah (hadiah secara umum) ⚫︎ お小遣い (o-kozukai) - uang saku (untuk anak-anak)
Tidak ada antonim langsung untuk お年玉. Namun, kebalikannya bisa berupa: ⚫︎ Memberi, bukannya menerima.
おじいちゃんからたくさんのお年玉をもらいました。 ・Terjemahan: Saya menerima banyak お年玉 dari kakek saya. ・Penjelasan: Kalimat ini menjelaskan bahwa seseorang menerima banyak uang お年玉 dari kakeknya selama perayaan Tahun Baru.
来年はお年玉をあげる側になりたいです。 ・Terjemahan: Tahun depan, saya ingin menjadi pihak yang memberikan お年玉. ・Penjelasan: Kalimat ini mengungkapkan keinginan untuk menjadi orang dewasa yang memberikan お年玉 kepada anak-anak di masa depan.
Asal-usul お年玉 berasal dari tradisi Jepang kuno. Pada awalnya, お年玉 bukan berupa uang, melainkan kue beras khusus (mochi) yang dipersembahkan kepada dewa-dewa sebagai persembahan Tahun Baru. Mochi ini kemudian dibagikan kepada anggota keluarga sebagai simbol keberuntungan dan kesehatan. Seiring waktu, praktik ini berevolusi menjadi pemberian uang.