Detail Kata
Romaji:
Jepang:
Kana:
KUNI
国
くに
| Meaning: | negara |
| Level: | N5 Mid |
| Lexical Category: | Kata Benda (名詞) |
Gambar Kata
Kanji Terkait
Penjelasan AI
国 ([kun]i) berarti "negara", "wilayah", atau "tanah air". Kata ini merujuk pada entitas politik, geografis, atau budaya yang memiliki batas-batas tertentu. Kata ini juga dapat merujuk pada tempat kelahiran atau daerah asal seseorang. Seringkali, 国国digunakan untuk mengacu pada Jepang itu sendiri, tetapi dapat pula digunakan untuk negara lain.
⚫︎日本国 Terjemahan: Jepang ⚫︎私の国はインドネシアです。 Terjemahan: Negara saya adalah Indonesia. ⚫︎あの国の文化は興味深いです。 Terjemahan: Budaya negara itu sangat menarik.
⚫︎国国digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari percakapan sehari-hari hingga dokumen resmi. ⚫︎Gunakan 国国 untuk berbicara tentang negara asal, negara lain, atau bahkan wilayah tertentu. ⚫︎Perhatikan konteksnya untuk menentukan apakah 国国 mengacu pada entitas politik, geografis, atau budaya. ⚫︎Seringkali digunakan bersama dengan partikel seperti の (no - milik/dari) atau へ (e - ke) untuk menunjukkan kepemilikan atau arah.
⚫︎国 ditulis dengan kanji. ⚫︎Bacaan hiragana adalah くに ([kun]i). ⚫︎Tidak ada cara lain untuk menuliskan kata ini dalam bahasa Jepang standar. Okurigana (hiragana yang mengikuti kanji) tidak berubah.
⚫︎国家 (kokka) - negara (dalam konteks politik) ⚫︎地域 (chiiki) - wilayah, daerah ⚫︎故郷 (furusato) - kampung halaman, tanah kelahiran (lebih pribadi)
⚫︎Tidak ada antonim langsung untuk 国国, karena ini adalah konsep yang relatif abstrak. Namun, konsep yang berlawanan dapat mencakup: ⚫︎外国 (gaikoku) - luar negeri
私は自分の国が大好きです。 ・Terjemahan: Saya sangat mencintai negara saya. ・Penjelasan: Kalimat ini menunjukkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap negara asal.
彼は国際的な問題について話しました。 ・Terjemahan: Dia berbicara tentang masalah internasional. ・Penjelasan: Kalimat ini menggunakan 国国 untuk merujuk pada berbagai negara di dunia.
Asal usul kanji 国国 berasal dari karakter yang menggabungkan simbol untuk "perbatasan" dan "senjata," yang awalnya mengindikasikan wilayah yang dibatasi dan dibela. Seiring waktu, maknanya berkembang menjadi "negara" atau "wilayah".